Kamis, 11 Juni 2015

UMAR BIN ABDUL AZIZ DAN PERLAKUAN ADILNYA TERHADAP BINATANG

Umar bin Abdul Aziz, Khalifah Dinasti Umayyah yang sangat adil itu, konon keadilannya tidak hanya ditujukan kepada rakyatnya yang berupa manusia, tapi juga ditujukan untuk binatang-binatang dinegerinya.

UMAR BIN ABDUL AZIZ DAN PERLAKUAN ADILNYA TERHADAP BINATANG

Beliau pernah mengeluarkan maklumat mengenai daya muat untuk binatang pengangkut. “Yang aku dengar, para penyedia jasa angkut di Mesir telah membebani pundak unta melebihi kemampuan angkutnya. Jika surat ini telah sampai kepadamu, maka laranglah mereka membebani unta melebihi 600 Kati (kalau dikonversi dalam ukuran berat yang dipakai pada masa ini kira-kira 200 kilogram)”, demikian bunyi surat perintah beliau kepada gubernurnya di Mesir.

Dalam cerita yang lain, Umar bin Abdul Aziz memiliki seorang sahaya yang bekerja untuk beliau, dengan menggunakan tenaga keledai miliknya. Biasanya, dalam sehari ia memberi satu Dirham dari hasil kerjanya bersama keledai itu.

Suatu ketika, sahaya itu datang dan membawakan hasil kerja lebih banyak dari biasanya. Ia memberikan satu setengah Dirham. Akhirnya, Umar bin Abdul Aziz mengurusnya lebih jauh.

“Apa yang engkau lakukan (sehingga mendapat lebih dari biasanya?)” Tanya Umar bin Abdul Aziz.

“Sedang laris”

“Tidak, engkau telah membuat keledai ini kepayahan.”

Akhirnya Umar bin Abdul Aziz menyuruhnya untuk mengistrahatkan keledai tersebut sampai tiga hari.

Diambil dari kitab: Umar bin Abdul Aziz, khamisul-khulafa’ ar-Rasyidin, 328

Semoga Bermanfaat. Silahkan diShare, Like, Atau Komentar

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Seo Blogger